Baznas Butuh Ambulance

Lumajang, Memo_Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lumajang, tidak hanya melakukan pemungutan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) kemudian menyalurkan dana tersebut kepada keluarga fakir miskin saja. Namun, juga kerap memberikan bantuan terhadap masyarakat yang sakit, utamanya keluarga miskin.
Drs. Afandi Latif


Baznas Lumajang ini, sering kali membantu warga miskin yang sakit, mulai mengantar ke Rumah Sakit hingga pada pembiayaan. Repotnya, kami tidak memiliki mobil ambulan, sehingga pinjam sana pinjam sini Mas,” Kata ketua Baznas Kabupaten Lumajang, Drs. H. Afandi Latif, MH, didampingi sekretaris Atok Hasan Sanusi saat dikonfirmasi Memo Timur, Senin (1/2) sekira pukul 09.00 WIB di kantornya.

Menurutnya, dari sekian warga yang memperoleh bantuan dari Baznas, ada beberapa warga yang terpaksa dikirim ke Rumah Sakit luar daerah, seperti RS dr. Soebandi Jember, RS Saiful Anwar Malang juga ada yang dikirim ke RS dr. Soetomo Surabaya, menggunakan mobil ambulan RS yang ada di Lumajang juga milik pemerintah desa terdekat.

Misalkan pemerintah bisa memberikan hibah atau pinjaman mobil ambulan khusus untuk Baznas Lumajang, insalloh kami bisa optimal membantu warga Lumajang yang sakit, meski harus dikirim ke RS luar daerah,” tuturnya.

Mantan Wartawan Jadi Ketua Muhammadiyah

Disinggung bagaimana dengan pembiayaan, dengan tegas Afandi Latif menyampaikan, semua biaya ditanggung pemerintah dengan menggunakan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). “Semua itu, Baznas yang menguruskan. Jika ada biaya diluar ketentuan Jamkesmas, ditanggung Baznas,” terangnya.

Lanjut Afandi Latif, Baznas Lumajang bisa dikatakan berhasil melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik, jika dibanding dengan Baznas Kabupaten/ Kota se Jawa Timur. Di tahun 2015 kemarin, pihaknya berhasil mengumpulkan Zakat, Infaq dan Shodaqoh sebanyak 4,06 milyar, tertinggi se Jawa Timur.

Kami bersama 4 pimpinan yang lain, masih berunding soal kantor. Banzas ZIS tertinggi, kantornya kok sempit begini. Andai pemkab memberikan pinjam pakai ruangan sebelah ini, insalloh akan menjadi lebih baik,” pungkas Drs. Afandi Latif. (cho)