Lumajang, Memo_Diterjang angin kencang dalam hitungan menit, pohon sono yang terletak di tepi Jalan Raya Desa Kalipepe, Kecamatan Yosowilangun, mendadak roboh dan menutup jalan. Beruntung, saat kejadian berlangsung situasi jalan sepi, sehingga tidak ada korban jiwa.
Namun demikian, arus lalu lintas dari arah Lumajang menuju Jember selatan maupun sebaliknya macet total. Beruntung warga setempat, kompak dan bergotong royong mengevakuasi pohon tersebut ke tepi jalan dengan menggunakan alat seadanya.
“Kurang lebih sejam, arus lalu lintas arah Lumajang menuju Jember selatan maupun sebaliknya macet total,” tutur Yudis, salah satu anggota Polres Lumajang kepada Memo Timur, Sabtu (23/1), sekitar pukul 15.00 WIB via teleponnya.
Menurut Yudis, sore itu dirinya bersama keluarganya mengendarai mobil perjalanan dari Jember menuju Lumajang dengan kecepatan sedang. Kurang lebih sekitar 100 meter sebelum lokasi kejadian, tiba-tiba pohon Sono berukuran besar tumbang dan roboh ke bahu jalan.
Lanjut Yudis, dirinya mengaku sempat kaget melihat pohon Sono berukuran besar itu roboh. Untung, kendaraan yang dinaiki berjalan dengan kecepatan sedang, sehingga langsung ngerem. Beberapa saat kemudian, datang segerombolan warga langsung memotongi kayu itu menggunakan alat seadanya.Demi Uang, Ibu Rumah Tangga Embat Suami Tetangga
“Sekitar satu jam, kayu besar itu berhasil ditarik ke tepi jalan. Arus lalu lintas dari dua arah langsung kembali normal,” terang Yudis via teleponnya.
KBO Lantas Polres Lumajang, Iptu Setyo Budi ketika dikonfirmasi Memo Timur via ponselnya membenarkan kejadian pohon roboh di Jalan Raya Desa Kelipepe Sabtu Sore. “Memang terjadi kemacetan, tapi tidak lama. Setelah pohon itu berhasil dipindah ke tepi jalan oleh warga, kemacetan langsung mencair,” tegas Iptu Setyo Budi. (cho)
