Lumajang, Motim - Bupati Lumajang Drs. H. As’at Malik, M.Ag menyampaikan, perlu adanya pemantapan kembali atau revitalisasi progam kerja dari para guru dan juga kepala sekolah di Lumajang. Hal ini agar semua materi mata pelajaran bisa dengan mudah tersampaikan pada peserta didik.
Untuk persiapan fisik dalam revitalisasi yang dimaksud, kata bupati, di Lumajang semua sudah siap dan tidak ada masalah. Karena semua materi ataupun program sudah mudah dibuat dan didapatkan.Kasus Pencurian Besi Berhasil Diungkap“Di media (internet) dengan mudah kita dapatkan program semester dan tahunan,” kata bupati saat memberikan sambutan dalam Revitalisasi Program Kerja MKKS dan MGMP SMP Negeri se-Kabupaten Lumajang di Pendopo Kabupaten, Senin (9/10).
Lanjutnya, namun yang tersusah adalah semua materi yang diberikan bisa diterima oleh peserta didik. “Jadi, persiapan dari sekarng sudah harus bagus,” tegas bupati.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Lumajang Drs. Sis Winarko, MM mengatakan, upaya revitalisasi yang dilakukan adalah juga guna menuju Lumajang sebagai kabupaten literasi.
Revitalisasi Alun-Alun Tahap 2 Telan Anggaran 2,7 MiliarSementara Sekretaris Dinas Pendidikan Lumajang Drs. Agus Salim, MM mengatakan, revitalisasi ini sebagai upaya untuk mengembangkan pendidikan di Lumajang. Dengan menyesuaikan perkembangan saat ini.
“Harus berkembang, tidak boleh statis. Harus dinamis ke arah pendidikan yang bagus. Karena pendidikan selalu berkembang,” katanya.
Contoh perkembangan yang harus diikuti adalah, pengembangan mutu pendidikan itu sendiri. “Melalui kurikulumnya, misalnya, saat ini sudah berkembang ke kurikul 2013 (K-13). Semua sekolah harus mengikuti itu ucapnya,” ujarnya.
Tertibkan Gepeng, Anjal dan Pelajar Bolos dengan SPKSetiap guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) juga harus bisa memecahkan permasalahan yang ada di mata pelajarannya masing-masing. “MGMP ini ibarat klinik untuk masalah pendidikan,” pungkasnya. (fit)
