Ditabarak Polisi, Siswi SMA Masuk Rumah Sakit


Lumajang Memo
Korban saat berada di kamar RSUD Dr. Haryoto
Akibat kurang berhati-hati dalam mengendarai sepeda motor, Fahrudin Dwi Firmansa (18), pelajar kelas 3 SMA Muhamadiyah Lumajang, yang berasal dari Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, ketika berboncengan dengan pacarnya bernama Elmira (18), pelajar kelas 3 SMA PGRI I Lumajang, asal Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro. Akhirnya harus mendapat perawatan tim medis akibat terlibat kecelakaan.
Peristiwa kecelakaan tersebut, terjadi pada Sabtu (14/7) siang, sekitar pukul 13.00 Wib, disepanjang  jalan raya Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono, atau lebih tepat  berada di depan kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Lumajang.
Waktu itu, saat Fahrudin, sedang berboncengan dengan Emira, dari arah utara mengendarai sepeda motor Honda Beat warna Merah dengan Nopol N 4001 ZY, tahun 2011, kurang waspada. Pada saat  belok kekanan, Fahrudin  tidak menengok kebelakang terlebih dahulu, tiba-tiba nyelonong ke kanan memotong jalan.
Padahal dibelakangnya dengan arah yang sama, ada sepeda motor Honda Tiger pesawat warna Merah dengan Nopol N 6320 ZQ yang dikendarai oleh Aiptu Sutawar (50), salah satu anggota Polsek Gucialit. Karena tidak bisa menghindar, akibatnya motor Tiger tersebut menabrak kedua pelajar yang ada di depanya.
Akibat kejadian itu, Elmira yang dibonceng Fahrudin sama-sama terpental dari motornya dan tidak sadarkan diri. Namun, karena Fahrudin menggunakan Helem, dia hanya mengalami lecet ringan, namun Elmira, yang tidak menggunakan helem harus dibawa dan dirawat di rumah sakit RSUD Dr. Hariyoto Lumajang, karena mengalami gagar otak ringan akibat kepalanya terbentur aspal jalan.
Sedangkan Aiptu Sutawar juga terpental dari motor Tigernya dan terpelanting ke jalan, akibat mengerem mendadak dan menabrak motor yang ada  di depanya. Akibatnya Sutawar mengalami luka dan memar pada bagian tubuhnya, sehingga harus dirawat di rumah sakit Bhayangkara Lumajang.
Akibat dari peristiwa tersebut, jalanan sempat macet karena banyak warga yang berhamburan dan berkerumun di tempat kejadian untuk melihat kondisi dari ketiga korban. Menurut Subur (45), warga sekitar kejadian yang sempat mengetahui kecelakaan itu sempat heran, karena motor yang dikendarai kedua anak itu tiba-tiba belok kanan.
Menurutnya, kedua pengedara itu sama-sama dari arah utara menuju ke selatan dengan kecepatan sedang. Mungkin karena kedua  remaja yang berboncengan ada di depan tersebut sedang asyik ngobrol, sehingga tidak menghiraukan jika ada pengendara motor lain di belakangnya.”Setahu saya , dia tidak menengok dulu sebelum belok, tiba-tiba nylonong saja,” terang Subur yang diamini oleh Agus Salim yang juga sempat melihat kejadian tersebut.
Selanjutnya salah satu dari warga yang mengetahui peristiwa itu  lansung mengontak petugas lantas Polres Lumajang untuk melaporkan kejadian tersebut. Tak selang beberapa menit kemudian, petugaspun datang dan lansung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Selanjutnya, petugas langsung membawa sepeda motor kedua korban yang kondisinya  banyak yang ringsek. Menurut salah satu petugas yang datang saat itu, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua korban dan keterangan saksi yang ada. (cw6)