![]() |
| Semeru FC |
Bahkan dengan hasil ini, gagal mewujudkan mimpi Semeru FC untuk membalas kekalahan saat laga di putaran pertama yang digelar di Stadion Semeru. Saat itu, PSIM justru menang 1-0 di hadapan publik Lumajang.
Pelatih Semeru FC, Putut Wijanarko mengatakan, dua gol yang bersarang ke gawang anak asuhnya karena kesalahan. Hal itu tidak lepas dari kegagalan para pemainnya dalam menerjemahkan strategi yang diinginkannya.
“Baru pada babak kedua mereka bisa melakukan apa yang saya minta,” ucap Putut.
Sementara kapten Semeru FC, Slamet Sampurno mengakui jika dua gol yang diciptakan oleh PSIM melalui bola mati susah diantisipasi oleh para pemain. “Dua gol tadi seharusnya tidak terjadi. Kami akui kami lemah dalam antisipasi bola silang dan bola mati,” ucapnya. (*/fit)
