Lumajang, Memo Timur_Bagi 2 warga, masing-masing Wiyono (62), dan Boyadi (34), warga RT 01 RW 10, Dusun Iburaja, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari yang rumahnya hancur setelah tertimbun tanah longsor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, rencananya akan memberikan bantuan melalui anggaran yang telah diajukan kepada Bupati Lumajang, Drs As’at Malik.
“Kemarin, kami sudah melakukan survey di lapangan bersama pihak desa dan Muspika setempat terhadap 2 rumah warga yang rumahnya rusak setelah tertimbun tanah longsor. Selanjutnya, kami akan memberikan bantuan kepada kedua warga tersebut,” terang Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana dan Logistik pada Kantor BPBD Kabupaten Lumajang, Hendro Wahyono, ketika ditemui Memo Timur di ruang kerjanya, Senin (25/4).
Disinggung tentang berapa nominal atau besaran uang bantuan yang diberikan kepada masing-masing korban, Hendro sendiri mengaku masih belum tahu. Yang pasti kata dia, pihaknya sudah mengajukan permohonan bantuan itu kepada Pemerintah Daerah dalam hal ini bupati, sesuai dari rincian dan survey yang ada di lapangan.
Menurutnya, hal serupa selalu pihaknya lakukan manakala terjadi musibah kebakaran, banjir maupun tanah longsor di wilayah Kabupaten Lumajang. Untuk jenis bantuannyapun bervarisi sesuai dengan musibah yang terjadi. “Jenis bantuannya ya sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan,” ungkapnya.Launching Kurikulum, Bentengi Anak Bangsa dari Narkoba
Sebelumnya, hujan lebat disertai angin kencang, mengakibatkan 2 rumah milik warga Dusun Iburaja, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari rusak parah setelah tertimbun tanah longsor. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Jumat (22/4), malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Dua rumah warga yang dimaksud adalah, Milik Wiyono, (62), dan rumah Boyadi (34), yang sama-sama berada di RT 1 RW 10, Dusun Iburaja, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari. (tri)
