![]() |
| Tambang pasir di Lumajang. (*) |
Namun meski target di tahun ini meleset, Bupati Lumajang Thoriqul Haq menegaskan, pihaknya akan tetap memasang target yang sama pada tahun depan. “Tetap targetnya (2020) Rp 37 miliar,” katanya pada wartawan.
Menurutnya, target yang dipasang itu sesuai dengan potensi yang bisa didapat. Namun bedanya, pada tahun depan Pemkab Lumajang akan melakukan banyak perbaikan demi merealisasikan target tersebut.
“Kita akan melakukan perbaikan-perbaikan,” ujarnya. Dengan target yang ditentukan itu, Thoriq optimis bisa meraihnya jika upaya perbaikan yang direncakan sudah dilakukan. “Kami yakin, optimis,” tegasnya.
Salahsatu upaya yang akan dilakukan adalam dengan membagun terminal induk pasir. Hal ini demi mengontrol pasir yang akan dikirim ke luar Lumajang, benar-benar dari tambang berizin atau legal.
Kemudian pihaknya juga akan melakukan evaluasi pada pemilik izin tambang yang telah dikeluarkan oleh provinsi. “Bisa kita ukur, bisa kita lakukan pemantauan. Saya yakin itu (targetnya),” pungkasnya. (fit)
