Gara-gara Kambing, Kakek Tua Renta Tewas




Lumajang , Memo
Gara-gara hendak menolong seekor kambing kesayangannya yang kecebur di Sungai Bondoyudo, seorang kakek tua renta yang bernama  Juma'in (70), warga Dusun Denok Wetan RT 04  RW 05, Desa Denok, Kecamatan Kota, hilang terbawa arus sungai.
Korban di temukan tewas mengambang oleh warga yang melakukan pencarian dengan dibantu Tim Sar Kabuopaten Lumajang di sebuah dam pembagian air persawahan, di Desa Tekung pada Kamis (13/6) sekitar pukul 09.00 Wib kemarin pagi.
Peristiwa naas yang terjadi  pada Rabu (12/6) sek
itar pukul 17.00 Wib, saat korban hendak membawa pulang beberapa kambing miliknya. 
Menurut Kapolsek Kota Iptu Totok Suyadi saat dikonfirmasi Memo mengatakan, sore itu pihaknya mendapat informasi jika korban tenggelam di sungai Bondoyudo. Sore itu dirinya dengan beberapa anggotanya menuju lokasi sesuai informasi yang masuk.
Ternyata, puluhan warga sudah banyak berkumpul di tepi sungai melakukan pencarian terhadap korban, sebagaian warga yang lain menunggu di dam beberapa ratsu meter dari lokasi kejadain.
“Saat itu saya bersama anggota terus bergabung dengan warga ikut melakukan pencarian terhadap korban. Bahkan tak seberapa lagi Tim Sar Kabupaten lumajang tiba di lokasi dan langsung bergabung,” Tutur Totok
Karena hingga larut malam tak juga di temukan, akhirnya piohak keluarga bersama puluhan warga serta Tim Gabungan Polsek Kota bersama Tim Sar Kabupaten Lumajang memilih pulang dan berencana akan melanjutkan pencarian pasda besok paginya.
Pada ke sesokan harinya sekitar pukyul 07.00 Wib Tim Sar dengan jajaran Polsek Kota serta puluhan warga desa setempat yang mendampingi keluarga korban melanjutkan pencarian terhap korban.
“Dua jam kemudian korban berhasil di temukan sudah tewas dalam kondisi mengambang tersangkut di dam pembagian air ke persawahan di Desa Tekung. Saya bersama tim sar terus membopong korban ke atas jalan dan berencana membawa ke Rumah Sakit untuk dilakukan outopsi,” kata Totok lagi
Namun sayang niatan  petugas ternyata di tolak oleh pihak keluarganya. Korban terus di bopong ke rumahnya untuk segera di sucikan dan kemudian segera di makamnkan. Takut terjadi suatu masalah di berlakangf hari nanti, pihak keluarga diminta agar membuat surat pernyataan dengan di saksikan oleh Kepala desa setempat.
“ Akhirnya pihak keluarga bersedia membuat surat pernyataan dengan di tandangi oleh pihak keluarga juga diketahui kades setempat,” Pungkas Totok 
  Sementara itu Rochani Kepala BPBD Lumajang menambahkan, dalam sepekan ini pihaknya dengan tim yang tergabung berhasil menemukan dua warga yang tewas gara –gara jatuh ke sungai dan hilang terbawa arus sungai.” Alhamdulillah, dua-duanya bisa segera ditemukan meskipun kondisi sudah menjadi  mayat.” Ungkapnya. (cw7)