![]() |
| Kondisi mayat korban sebelum dievakuasi |
Kapolsek Candipuro, AKP Bambang Ponco, SH melalui Kanit Reskrim, Aipda Slamet Kurniawan, SH menuturkan pagi itu korban sedang mengantri untuk mengisi pasir.
Sambil menunggu giliran antrian, korban memperbaiki seling hidrolis bak trucknya dan mengganjal dengan batu yang diletakkan dibantalan kayu bak truck.
Pada saat korban sibuk memperbaiki seling hidrolisnya, tiba-tiba batu yang dibuat ganjal itu terpental dan mengakibatkan bak truck hidrolis jatuh menimpa kepala korban.
“Proses olah tempat kejadian perkara sudah kami lakukan dan beberapa barang terkait dengan kejadian sudah diamankan. Termasuk dump trucknya,” ungkapnya.
Usai melakukan proses olah TKP dan menghimpun keterangan, pihaknya berniat untuk membawa mayat korban ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Haryoto untuk dilakukan Outopsi.
Tetapi, keluarganya menolak jenazah korban diOutopsi. Terpaksa dilakukan pemeriksaan luar oleh tenaga medis Puskesmas Candipuro.
“Keluarganya juga membuat surat pernyataan keberatan diketahui PLT Kepala Desa Jugosari,” pungkasnya. (cho)
