![]() |
| Jenazah Sujarwo. (cho) |
Masyarakat meminta kepolisian segera mengungkap sekaligus menangkap pelakunya."Kami minta polisi segera mengungkap kasus ini. Siapapun pelakunya, supaya ditangkap dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku," tutur Ahmad Zainudin yang mengaku sebagai kerabat korban.
Secara terpisah Kanit Reskrim Polsek Pasrujambe Aipda Agus Cahyo, SH menuturkan jika pihaknya terus bekerja keras melakukan penyelidikan atas kasus tersebut berharap bisa melakukan pengungkapan. "Sebenarnya kami sudah dapatkan petunjuk, namun masih didalami,"kata Kanit Reskrim.
Agar lebih konkrit, Minggu kemarin pihaknya mengirim simple darah ke Laboratorium Forensik (Labfor)0 Polda Jatim. Rencananya, sekarang pihaknya juga akan mengirim sejumlah barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian, berharap bisa diperoleh petunjuk baru seperti sidik jari.
"Mudah-mudahan hasil dari Labfor Polda Jatim nanti, bisa memperoleh petunjuk yang terang sehingga bisa melakukan pengungkapan. Kami akan mengusut kasus ini hingga tuntas,"tegasnya.
Seperti yang diketahui Sujarwo (82) warga Dusun Krajan, Desa Purworejo, Kecamatan Senduro, ditemukan tewas dengan kondisi luka robek pada bagian kepala dengan kondisi kedua kaki terikat di kebun sengon milik warga yang terletak di Dusun Tambahrejo Wetan, Desa Karanganom, Kecamatan Pasrujambe, Selasa (19/2) sekira pukul 14.00 Wib. (cho)
