![]() |
| Evakuasi jenazah Hamim setelah 3 hari terhanyut |
Saat itu sekitar pukul 06.30 WIB Sanusi melihat sesuatu yang mencurigakan di muara dekat tempatnya bekerja. Kemudian Ia mendekatinya untuk mengecek dan ternyata adalah jenazah Hamim yang dinyatakan terhanyut sejak Minggu (19/8) sore.
Sebelumnya petugas BPBD Lumajang sudah melakukan pencarian di Hari Minggu, namun hasilnya nihil. Pencarian kemudian dilanjutkan di Hari Senin dengan bantuan dari Tim SAR Jember, namun pencarian tetap nihil.
Penemuan jenazah Hamim ini kemudian dilaporkan ke Polsek Yosowilangun dan diteruskan ke Koramil Yosowilangun dan BPBD Lumajang. Petugas BPBD kemudian terjun ke lokasi dan melakukan evakuasi.
Sekitar Pukul 07.00 WIB jenazah berhasil dievakuasi. “TRC BPBD menggunakan LCR dibantu oleh warga yang melakukan evakuasi,” kata Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah kemudian langsung dibawa ke rumah duka yang terletak di Dusun Gumukbanji, Desa Wonorejo, Kecamatan Kencong dengan menggunakan kendaraan pribadi keluarga.
“Pihak keluarga menolak untuk dilakukan outopsi, jadi langsung dibawa ke rumah duka,” lanjut Wawan.
Hamim terhanyut di Sungai Bondoyudo, Desa Yosowilangun Kidul, Kecamatan Yosowilangun saat mandi bersama dengan tiga temannya yang juga santri Pondok Pesantren Darul Mustofa. Tiga temannya yang bersama ke sungai adalah Hikam, Fatah, dan Thoib. (fit)
