Mabuk Jamur Cletong, Seorang Remaja Tewas

Lumajang, Motim - Warga Dusun Darungan, Desa Selokgondang, Kecamatan Sukodono, Selasa (1/8) sekitar pukul 20.30 WIB, mendadak heboh. Pasalnya, Hendrik (17), warga setempat ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri.
memo timur lumajang


Melihat kondisi korban sangat menghawatirkan, keluarganya dibantu sejumlah warga terus melarikan korban menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang.

Meski sempat mendapat perawatan oleh pihak medis, beberapa saat kemudian korban meninggal dunia. “Korban sempat dirawat di IGD. Tapi, tak lama kemudian meninggal dunia,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Sukodono Ipda Arif Muhtadi kepada Memo Timur, Rabu (2/8).

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan beberapa saksi, sebelumnya korban bersama beberapa rekannya makan jamur jenis jamur cletong dicampur telur. Mungkin terlalu banyak, hingga mengakibatkan korban mabuk dan tak sadarkan diri hingga akhirnya meninggal dunia.

“Pada bagian tubuh korban terdapat lebam kehitaman seperti luka bakar. Ternyata, itu dampak dari makan jamur cletong secara berlebihan,” ungkapnya lagi.

Untuk memastikan penyebab kematiannya, pihaknya dibantu pemerintah desa setempat berkoordinasi dengan keluarga korban agar mayat korban dioutopsi. Tetapi, keluarga korban menolak, dengan terpaksa dilakukan outopsi luar.
3 Komplotan Maling Sapi Dibekuk, 2 DPO
“Kami sudah memeriksa sejumlah saksi termasuk beberapa teman korban. Dan kasus ini terus kami dalami, guna memastikan penyebab kematian korban yang sebenarnya,” pungkas Arif Muhtadi.

Secara terpisah Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Lumajang, AKBP Wuwuh Priwibowo, S.Pd. MH menambahkan, hingga saat ini pihaknya tak henti-hentinya melakukan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat termasuk peserta didik tentang bahaya narkoba jika dikonsumsi oleh manusia.

Mulai dari jenis Pil Koplo, Sabu-sabu, Ganja, Heroin juga pil jenis Ekstasi. Termasuk Minuman keras beralkohol, minuman lokal oplosan. Soal Jamur Cletong dan daun kecubung kata Wuwuh Priwibowo juga sering disosialisasikan kepada masyarakat karena mengandung zat yang berbahaya apabila dikonsumsi manusia.

Tapi, terkadang remaja ingin tahu, kemudian mengkonsumsinya. Karena terlalu banyak, akhirnya berakibat fatal hingga meninggal dunia. ”Jika ingin selamat, hindari narkoba, termasuk Miras, Milo, Jamur Cletong juga Daun Kecubung. Karena itu sangat berbahaya,” tambahnya.(cho)