Senin, 25 Februari 2013

Pembunuhan Sadis Leher dan Kepala Nenek Dicacah Celurit



Lumajang, Memo
Warga Dusun Curah Tekur, Desa Ledok Tempuro, Kecamatan Randuagung,  sekitar pukul 15.00 Wib kemarin, dibuat Geger. Pasalnya, Buma’a  (60), nenek tua renta yang tinggal seorang diri,    ditemukan tewas  di jalan setapak  beberapa ratus meter sebelah rumahnya dengan luka bacok dikepala dan leher.
Peristiwa yang menghebohkan warga sekitar, pertama kali ditemukan oleh Sutik (35), tetangga korban saat ia hendak pergi ke sungai dan kebetulan melintas di jalan tersebut.
Sutik  kepada Memo mengatakan, seperti biasa menjelang sore ia selalu pergi kesungai hendak mandi.  Berbekal sebuah timba kecil, sabun   dan sebuah handuk ia  terus pergi. Ditengah perjalanan, dari kejauhan ia sempat melihat ada sesosok orang sedang tergeletak di tengah jalan tanah menuju ke sungai.
Merasa penasaran, dan ingin tahu ia terus mendekat. Setelah ia berada didekatnya, ia kaget, ternyata sesosok orang yang tergelatak tak bernyawa itu adalah kerabat korban sendiri. “Saya melihat korban tergelatak ditengah jalan dalam keadaan sudah tewas dengan luka bacok dikepala dan leher.” Ujar Sutik.
Melihat kenyataan itu, spontan ia beteriak minta tolong. Beberapa saat kemudian, warga berdatangan kelokasi hendak memberikan pertolongan. Sampai dilokasi, warga  bengong, dikarenakan melihat korban cuku mengenaskan, warga akhirnya memilih diam.
Meski warga mengurungkan niatnya untuk mengevakuasi korban, tetapi, warga saat itu langsung mengamankan lokasi serta korban. “Warga langsung diam disitu sambil mengamati kondisi mayat,” terangnya lagi.
Takut terjadi yang salah, seketika itu warga langsung melaporkan ke Kades setempat dan dilanjutkan ke Mapolsek Randuagung. Tak lama kemudian, hampir bersamaaan, kades setempat  dan petugas dari Unit Reskrim Mapolsek Randuagung dan SPK polres Lumajang tiba dilokasi dan terus melakukan olah TKP.
Usai melakukan olah TKP petugas menaikkan mayat ke atas mobil  ambulan untuk dibawa ke Rumah Sakit Dr Haryoto Lumajang guna dilakukan proses outopsi.
Kanit Pidum Iptu Heri Sugiaono saat di konfirmasi Memo mengatakan, kasus ini masih dalam penanganannya. Untuk mengetahui penyebab kematian korban, pihaknya menunggu hasil outopsi yang akan dilakukan besok pagi.
“Otopsi akan dilakukan besok pagi yang akan dipimpin langsung oleh Kasat reskrim AKP. Kusmindar mas, kita tunggu saja besok hasilnya bagaimana.” Ungkap Hery.
Dengan kondisi dan beberapa luka yang ada ditubuh korban, tak sedikit warga yang menduga jika Bu’amah telah menjadi korbn pembunuhan. Untuk memastikan itu semua, petugas masih melakukan proes penyelidikan dengan meminta keterangan beberapa saksi mata. (ami/cw7)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar